Musyawarah Nasional (Munas) VI Hidayatullah dan Silaturrahmi Dai-Daiyah Se-Indonesia menjadi momentum strategis untuk memperkuat dakwah dan pendidikan Islam di seluruh pelosok negeri. Sejak berdiri pada 7 Januari 1972 di Balikpapan, Hidayatullah telah berkembang pesat menjadi ormas Islam berbasis pesantren dengan lebih dari 300 cabang di seluruh Indonesia. Kiprah para dai Hidayatullah yang mengabdi di daerah-daerah terpencil mendapat apresiasi tinggi, seperti yang disampaikan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ledia Hanifa Amaliyah, yang menegaskan bahwa Hidayatullah adalah ujung tombak dakwah di negeri ini.


Munas VI yang akan digelar sebagai ajang konsolidasi dan penentuan arah dakwah ke depan, menjadi sangat penting di tengah tantangan zaman dan perubahan sosial yang dinamis. Ketua Komisi I DPR RI, Mahfudz Siddiq, mengingatkan bahwa kepemimpinan yang kuat dan khittah dakwah yang shahih adalah modal utama agar Hidayatullah dapat terus berkembang dan memperluas jangkauan dakwahnya secara nasional.
Selain itu, pengalaman Munas V yang digelar secara virtual pada 2020 di tengah pandemi Covid-19 menunjukkan komitmen Hidayatullah untuk tetap menjaga silaturrahmi dan konsolidasi organisasi dengan memanfaatkan teknologi, tanpa mengabaikan protokol kesehatan.
Kini, Hidayatullah mengajak seluruh umat dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam program donasi guna mendukung suksesnya Munas VI dan pengembangan dakwah di daerah-daerah pelosok. Donasi Anda akan membantu memperkuat jaringan pesantren, mendukung pelatihan life skill bagi santri, serta memperluas dakwah yang membawa manfaat nyata bagi umat dan bangsa.

Mari bersama kita wujudkan Indonesia yang lebih beradab dan bermartabat melalui dakwah yang menyentuh hati dan kehidupan. Setiap kontribusi Anda adalah kebaikan yang terus mengalir manfaatnya.
Verified Organization