Malam masih larut. Waktu menunjukkan jam 03.05 WIB. Ilham bergegas bangun untuk menunaikan sholat sunnah. Melawan dingin yang menusuk tulang, Ilham mencari air untuk berwudlu. “Alhamdulillah, airnya masih mengalir,” gumam Ilham sebelum berwudlu.
Biasanya jika sudah agak siangan, air di pondok pesantren seringkali habis, apalagi musim kemarau terkadang terpaksa ia tidak mandi pagi karena kehabisan air.
Ilham adalah satu dari 800 santri penghafal Al-Qur'an yang berada di Pesantren Assalafiyah di Duko Barat, Pakong, Kec. Pakong, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.
Kebutuhan air di pesantren ini masih menjadi masalah. Sudah digali 2 sumur gali, namun sumber airnya sudah kering, sehingga belum bisa memenuhi kebutuhan air seluruh warga pesantren, apalagi di bulan kemarau. Pernah dilakukan pengukuran untuk memastikan keberadaan sumber air di dalam tanah, hasilnya terdapat cekungan-cekungan air dengan jumlah yang terbatas. Tentu hal ini menjadi kekhawatiran karena jumlah santri setiap tahun terus bertambah.
Pondok Pesantren As-Salafiyah Sumber Duko Pakong Pamekasan didirikan oleh KH. Zainal Abidin (Zubaid) pada tahun 1922 M / 1343 H. terletak 20 km dari kota pamekasan ke wilayah utara. Jumlah santrinya saat ini 800 an santri.
Memberikan air bersih kepada mereka yang membutuhkan dapat menjadi amalan yang sangat bermanfaat. Memberikan air juga merupakan wujud dari kepedulian kita terhadap lingkungan dan sesama manusia. Bagi para santri, air adalah kebutuhan terpenting yang dapat mendukung aktivitas dan menuntut ilmu di pesantren.
Dalam Islam, air merupakan salah satu nikmat Allah yang sangat besar. Kita semua tahu betapa pentingnya air dalam kehidupan sehari-hari kita. Namun, tidak semua orang memiliki akses ke air bersih yang layak. Dengan wakaf air, kita dapat membantu mereka yang membutuhkan akses ke air bersih. Selain itu, sedekah air juga dapat membantu menjaga keberlangsungan hidup lingkungan sekitar kita.
Bagi kita, bersedekah air merupakan amalan yang paling utama. Dalam hadis dinyatakan bahwa sedekah air menjadi salah satu jalan untuk mendapatkan pengampunan Allah SWT mendapatkan surga. Dalam suatu kesempatan, Saad bin Ubadah RA bertanya kepada Rasulullah SAW, “Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama?” Beliau menjawab, “Memberi air.” (Shahih Abu Daud).
Sedekah Jariyah Bangun Sumur Untuk 800 Santri
Rp 3 Juta / Rp 37.000.000 dan masih terus dikumpulkan
|
35 |
|
|
|
Ayo menjadi bagian dari orang baik, dan turut andil dalam berbagi kebaikan kepada orang-orang yang membutuhkan.
Penggalang Dana
Verified Organization
Fundraiser
Tidak ada fundraiser yang tersedia.
Orang-Orang Baik
09/03/2026 08:40
20/03/2026 05:53
28/01/2026 11:51
18/12/2025 15:21
12/11/2025 14:48