Kabar Dampak Donasi
Lihat bagaimana kontribusi Anda membawa harapan dan dampak nyata bagi mereka yang membutuhkan
Dukungan masyarakat melalui zakat, infak, dan sedekah terbukti menjadi bahan bakar tak ada habisnya bagi gerakan kemanusiaan. Energi kebaikan ini mendorong Relawan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) terus bergerak tanpa lelah menyisir lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru.
Memasuki hari ke-3 penanganan darurat, tim BMH fokus memastikan amanah para donatur sampai ke tangan mereka yang paling membutuhkan. Relawan memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar warga yang masih bertahan maupun yang mulai menengok kembali kediamannya.
Menyapa Warga Secara Langsung
Tim BMH hari ini (21/11) bergerak menyisir wilayah Sumbersari, Pronojiwo (RT 9 RW 4). Relawan menerapkan metode door to door dalam menyalurkan bantuan logistik pangan dan air minum. Cara ini ditempuh untuk memastikan setiap keluarga terdampak memperoleh dukungan secara layak, merata, dan tepat sasaran.

Sebanyak tiga keluarga pengungsi mandiri (terdiri dari 10 jiwa) serta empat keluarga lain yang tengah membersihkan rumah dari material erupsi menerima paket bantuan tersebut. Kehadiran relawan membawa pesan bahwa mereka tidak sendirian menghadapi musibah ini.
Perkuat Layanan dengan Posko Baru
Guna memperkokoh jembatan kebaikan agar terus mengalir lancar, BMH juga memperluas jangkauan koordinasi. Posko Tanggap Darurat BMH ke-2 kini resmi beroperasi di Dusun Kampung Renteng, Blok Kali Lengkong, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.
Posko ini berfungsi vital sebagai pusat komando, pusat informasi, serta sentra layanan kemanusiaan yang siap melayani warga sekitar.
Komitmen Mengawal Pemulihan
Kepala Divisi Program dan Pendayagunaan BMH Jawa Timur, Imam Muslim, menegaskan bahwa kehadiran relawan di lapangan merepresentasikan kepedulian donatur yang luas. Ia memastikan BMH akan terus mendampingi warga melewati masa sulit ini.
“Kami berupaya hadir tidak hanya saat darurat, tetapi juga mendampingi proses pemulihan warga. Harapannya, mereka dapat kembali bangkit dan menata kehidupan dengan lebih aman dan layak,” ujar Imam.
Gerakan ini memberikan dampak ganda. Selain memenuhi kebutuhan fisik di masa krisis, pendampingan berkelanjutan dari tim relawan turut meringankan beban psikologis warga. Rasa aman perlahan tumbuh kembali di tengah masyarakat.

BMH mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus melangitkan doa dan menyalurkan dukungan terbaik.
“Mari kita perkokoh jembatan kebaikan ini demi keselamatan warga Semeru dan kekuatan para relawan di garis depan,” tutup Muslim.