Kabar Dampak Donasi
Lihat bagaimana kontribusi Anda membawa harapan dan dampak nyata bagi mereka yang membutuhkan
BMH Kaltim melanjutkan komitmennya dalam pemberdayaan disabilitas tunanetra melalui program dakwah yang menyentuh langsung kehidupan mereka. Pada Ahad, 20 Juli 2025, di Sekretariat Pertuni Kota Bontang, sebanyak 25 sahabat tunanetra mendapatkan kesempatan berharga untuk belajar membaca dan menulis Al-Qur’an Braille.
Kepala Unit Layanan BMH Bontang, Agus Suwandi, mengungkapkan bahwa program ini memberikan akses pendidikan Al-Qur’an secara mandiri bagi penyandang disabilitas tunanetra. Lebih dari sekadar mengenal dan mengamalkan Al-Qur’an, tujuan utamanya adalah membangun rasa percaya diri dan kedekatan spiritual dengan Allah.

“Pertuni Bontang memiliki anggota yang semangat belajar dan beribadah, namun akses ke pendidikan keagamaan sangat terbatas. Kami hadir untuk menjawab tantangan itu, menyediakan mushaf Braille dan alat bantu lainnya, serta melibatkan pengajar kompeten,” jelas Agus.
Meski dihadapkan pada tantangan keterbatasan pengajar dan logistik, program ini terus berlanjut dengan peningkatan yang signifikan pada peserta, yang kini mulai mampu mengenal huruf Braille Al-Qur’an.
“Terima kasih kepada para donatur dan BMH yang telah mewujudkan kesempatan ini. Semoga teman-teman tunanetra tetap semangat dan terus belajar,” ungkap Dyah Ayu Arifaeny, S.Pd, Ketua Pertuni Kota Bontang.
Program ini bukan hanya memberikan pendidikan, tapi juga menciptakan perubahan besar dalam hidup sahabat tunanetra. Dengan dukungan dan semangat bersama, kesenjangan akses dakwah untuk disabilitas akan terus teratasi.*/Herim