Kabar Dampak Donasi
Lihat bagaimana kontribusi Anda membawa harapan dan dampak nyata bagi mereka yang membutuhkan
Laznas Baitul Maal Hidayatullah (BMH) NTT terus menguatkan kiprah kebaikannya. Kali ini dengan langsung mendukung pendidikan santri di wilayah terpencil. Dukungan itu berupa penyaluran bantuan logistik:10 karung beras dan lauk pauk yang langsung dimasak oleh para santri di pedalaman Kabupaten Kupang, NTT (30/10).
Kebutuhan logistik santri selalu hadir seiring dengan kepercayaan umat melalui BMH dengan pengamalan syariat berupa zakat, infak dan sedekah.
“Akhirnya BMH bisa hadirkan bantuan yang konsisten dan berkelanjutan melalui program Sedekah Beras Santri,” terang Kepala BMH NTT, Hairuddin.

Menurut Hairudin, tantangan masyarakat pedalaman masih soal kebutuhan primer. “Sebab akses dan ketersediaan bahan pangan yang terbatas. Ini semua menjadi tantangan utama di daerah tersebut,” imbuhnya.
“Kami berharap bantuan ini dapat menambah semangat para santri untuk terus menuntut ilmu,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa setiap butir beras adalah amanah dari para donatur yang peduli, yang diharapkan menjadi ladang pahala.
Bantuan sembako ini disambut baik oleh Ustadz Sapril, Pengurus Pesantren Hidayatullah Batakte. “Kami sangat terbantu. Kebutuhan pangan adalah hal utama agar anak-anak bisa belajar dengan tenang. Bantuan ini sangat meringankan beban operasional pondok,” ungkapnya.

Penyaluran beras ini menegaskan peran BMH sebagai jembatan kebaikan, menghubungkan muzakki dengan mustahik, khususnya para santri di wilayah kepulauan. Upaya ini merupakan langkah nyata dalam mendukung kualitas pendidikan dan ketahanan gizi generasi Qur’ani di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal.*/Herim