Kabar Dampak Donasi
Lihat bagaimana kontribusi Anda membawa harapan dan dampak nyata bagi mereka yang membutuhkan
Bencana tidak hanya menyisakan kerusakan fisik, tetapi seringkali memutus akses kehidupan mendasar bagi korbannya. Di sinilah kecepatan respon menjadi kunci. Ketika warga Pidie Jaya masih berkutat dengan sisa banjir dan longsor, kehadiran bantuan logistik bukan sekadar soal makanan, melainkan pesan penting bahwa mereka tidak sendirian menghadapi musibah ini.
Merespon kondisi darurat tersebut, Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Perwakilan Aceh langsung menerjunkan tim ke lokasi (4/12).

Di bawah komando Kepala Perwakilan BMH Aceh, Abdullah Anwar, tim bergerak cepat membawa amanah para donatur. Mereka menyasar warga umum hingga para santri yang terdampak langsung oleh bencana.
“Alhamdulillah, BMH Aceh hari ini menyalurkan logistik. Kami mendistribusikan bantuan ini secara bertahap kepada warga dan santri korban bencana,” tegas Abdullah Anwar di sela-sela kegiatannya di lokasi. Ia juga memohon doa agar proses distribusi yang menantang ini berjalan lancar.
Berjibaku
Tantangan di lapangan tidaklah ringan. Tim BMH harus berjibaku menembus akses yang masih tertutup lumpur dan material sisa longsor.
Meski demikian, tim terus bergerak mencari celah untuk menjangkau titik-titik krusial, termasuk memperluas jangkauan hingga ke Aceh Tamiang.
Fokus Utama
Fokus utama saat ini adalah pangan siap santap dan barang esensial, mengingat warga belum bisa beraktivitas normal untuk memenuhi kebutuhan dapur mereka.
Langkah ini menegaskan satu hal: kepedulian tidak boleh surut saat air mulai surut.
“BMH berkomitmen mendampingi masyarakat hingga fase pemulihan,” tegas Abdullah.
“Pada akhirnya, setiap paket bantuan yang sampai ke tangan pengungsi adalah bukti nyata dari kekuatan solidaritas kita bersama,” tutupny